MANGGAR — Pemahaman terhadap informasi cuaca dan iklim menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Untuk mendukung hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Kabupaten Belitung Timur, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Diklat BKPSDM Belitung Timur (Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Belitung Timur tersebut dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.
Kepala BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Sulistio, hadir sebagai narasumber. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur diwakili oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung Timur, Robby Yanuar.
Kegiatan ini turut melibatkan unsur BPBD, SAR Beltim, TNI, Polri, Tagana, pemerintah daerah (Seksi Ketibum Kecamatan), serta perwakilan media. Dari unsur TNI, hadir perwakilan Koramil Manggar, Koramil 03/Gantung, dan Koramil 05/Kelapa Kampit. dari unsur polri, hadir perwakilan dari Polsek Manggar, Polsek Damar, Polsek Kelapa Kampit, Polsek Gantung, Polsek Dendang.
Sekolah Lapang Iklim Tematik menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap informasi meteorologi dan klimatologi yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Informasi mengenai kondisi cuaca dan iklim dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam meningkatkan kewaspadaan, menyusun langkah kesiapsiagaan, serta menentukan respons terhadap potensi risiko yang berkembang di wilayah.
Sejumlah informasi yang disediakan BMKG dapat dimanfaatkan untuk mendukung upaya tersebut, antajra lain peringatan dini iklim ekstrem, prediksi curah hujan, prediksi musim, monitoring hari tanpa hujan, serta informasi terkait fenomena iklim lainnya.
Pemanfaatan informasi tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, sehingga diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik antara BMKG, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, media, dan masyarakat.
Pelaksanaan SLI Tematik di Kabupaten Belitung Timur juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi risiko bencana.
Dengan pemahaman yang sama terhadap informasi cuaca dan iklim, masing-masing unsur diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal, termasuk dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mendukung langkah-langkah kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana.
BPBD Kabupaten Belitung Timur terus mendorong penguatan koordinasi dengan BMKG dan seluruh unsur terkait sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang siaga, tangguh, dan adaptif terhadap risiko bencana.
Melalui kegiatan Sekolah Lapang Iklim Tematik ini, diharapkan pengetahuan dan kapasitas para peserta semakin meningkat sehingga informasi cuaca dan iklim dapat dimanfaatkan secara tepat dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana di Kabupaten Belitung Timur.