Akses Cepat

Berita Terbaru

Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Posko Karhutla BPBD Beltim, Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan
25 Sep 2026

Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Posko Karhutla BPBD Beltim, Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan

Manggar – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, melakukan kunjungan kerja ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (24/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta mekanisme koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Belitung Timur, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Dalam peninjauan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya berdiskusi dengan jajaran BPBD, unsur SAR dan pemadam kebakaran. Dari hasil peninjauan, kesiapan organisasi, personel, serta peralatan penanggulangan bencana dinilai telah mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Pangdam II/Sriwijaya menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kekompakan dan sinergi seluruh unsur. Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemadam kebakaran, unsur terkait, serta masyarakat. “Tidak boleh lagi berbicara ego sektoral masing-masing bidang. Mari kita bersama-sama, bersinergi, berkolaborasi dan gotong-royong untuk menangani bencana tersebut,” tegas Pangdam II/Sriwijaya. Selain meninjau kesiapan personel dan peralatan, perhatian juga diberikan terhadap peran Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Beltim. Pusdalops memiliki peran penting dalam menerima informasi kejadian, melakukan pemantauan, mengoordinasikan unsur terkait, serta memastikan respons dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi potensi maupun kejadian karhutla. Kecepatan informasi dan koordinasi menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mencegah kebakaran meluas. Karena itu, penguatan sistem pemantauan dan komunikasi lintas sektor terus diperlukan, terutama pada kondisi cuaca yang meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung Timur, Robby Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan Pangdam II/Sriwijaya. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran BPBD Beltim untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi dalam penanganan karhutla. “Pada prinsipnya kami terus melakukan pemantauan dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait. Ketika ada informasi kejadian, kami berupaya agar respons dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Robby. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antarunit pemadam kebakaran, baik dari unsur pemerintah maupun pihak swasta, serta memperkuat keterlibatan TNI, Polri dan masyarakat dalam upaya penanggulangan karhutla. Melalui penguatan kesiapsiagaan, pemantauan, kecepatan informasi dan koordinasi lintas sektor, BPBD Kabupaten Belitung Timur terus berkomitmen untuk mengantisipasi dan merespons potensi karhutla secara cepat serta terpadu. BPBD Kabupaten Belitung Timur — Siap, Tanggap, dan Bersinergi dalam Penanggulangan Bencana.

Peduli Kebutuhan Air Bersih, NSS Honda Manggar Gandeng BPBD Belitung Timur Salurkan Bantuan ke Warga Minapolitan
25 Sep 2026
Peduli Kebutuhan Air Bersih, NSS Honda Manggar Gandeng BPBD Belitung Timur Salurkan Bantuan ke Warga Minapolitan

Manggar, 24 September 2026 – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat diwujudkan melalui kolaborasi antara NSS Honda Manggar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembagian air bersih kepada warga Perumahan Minapolitan, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, NSS Honda Manggar menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di kawasan Perumahan Minapolitan. BPBD Kabupaten Belitung Timur turut mendukung kegiatan tersebut melalui proses pendistribusian air bersih kepada warga di lokasi. Charo Ferizal Sembiring, selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik menyampaikan apresiasi atas kepedulian NSS Honda Manggar yang telah ikut berkontribusi membantu masyarakat melalui program CSR tersebut. “Kami mengapresiasi kepedulian dan dukungan NSS Honda Manggar dalam membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena penanganan kebutuhan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak,” ujarnya. Sementara itu, Pramudya Galuh Suci Anggraeni, selaku Business Unit Manager  PT. NSS Honda Manggar menyampaikan bahwa kegiatan CSR tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan air bersih yang diberikan dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di Perumahan Minapolitan. Kami juga berharap kerja sama dengan BPBD Belitung Timur dapat terus terjalin dalam kegiatan sosial lainnya,” ungkapnya. Pembagian air bersih berlangsung dengan melibatkan petugas BPBD dan pihak NSS Honda Manggar. Warga menerima bantuan air bersih untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Belitung Timur. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BPBD Kabupaten Belitung Timur akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan penanggulangan bencana.

BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Gelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik di Belitung Timur
25 Sep 2026
BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Gelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik di Belitung Timur

MANGGAR — Pemahaman terhadap informasi cuaca dan iklim menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Untuk mendukung hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Kabupaten Belitung Timur, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Diklat BKPSDM Belitung Timur (Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Belitung Timur tersebut dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor. Kepala BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Sulistio, hadir sebagai narasumber. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur diwakili oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung Timur, Robby Yanuar. Kegiatan ini turut melibatkan unsur BPBD, SAR Beltim, TNI, Polri, Tagana, pemerintah daerah (Seksi Ketibum Kecamatan), serta perwakilan media. Dari unsur TNI, hadir perwakilan Koramil Manggar, Koramil 03/Gantung, dan Koramil 05/Kelapa Kampit. dari unsur polri, hadir perwakilan dari Polsek Manggar, Polsek Damar, Polsek Kelapa Kampit, Polsek Gantung, Polsek Dendang. Sekolah Lapang Iklim Tematik menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap informasi meteorologi dan klimatologi yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana. Informasi mengenai kondisi cuaca dan iklim dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam meningkatkan kewaspadaan, menyusun langkah kesiapsiagaan, serta menentukan respons terhadap potensi risiko yang berkembang di wilayah. Sejumlah informasi yang disediakan BMKG dapat dimanfaatkan untuk mendukung upaya tersebut, antajra lain peringatan dini iklim ekstrem, prediksi curah hujan, prediksi musim, monitoring hari tanpa hujan, serta informasi terkait fenomena iklim lainnya. Pemanfaatan informasi tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, sehingga diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik antara BMKG, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, media, dan masyarakat. Pelaksanaan SLI Tematik di Kabupaten Belitung Timur juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi risiko bencana. Dengan pemahaman yang sama terhadap informasi cuaca dan iklim, masing-masing unsur diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal, termasuk dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mendukung langkah-langkah kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana. BPBD Kabupaten Belitung Timur terus mendorong penguatan koordinasi dengan BMKG dan seluruh unsur terkait sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang siaga, tangguh, dan adaptif terhadap risiko bencana. Melalui kegiatan Sekolah Lapang Iklim Tematik ini, diharapkan pengetahuan dan kapasitas para peserta semakin meningkat sehingga informasi cuaca dan iklim dapat dimanfaatkan secara tepat dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana di Kabupaten Belitung Timur.

BPBD Belitung Timur Dukung Peningkatan Kapasitas Bhabinkamtibmas sebagai Penolong Masyarakat
10 Feb 2026
BPBD Belitung Timur Dukung Peningkatan Kapasitas Bhabinkamtibmas sebagai Penolong Masyarakat

Manggar, 9 Februari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur terus berkomitmen dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana dan kondisi darurat. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan BPBD sebagai narasumber dalam kegiatan “Pelatihan Bhabinkamtibmas sebagai Penolong Masyarakat” yang diselenggarakan di Joglo Patriatama Polres Belitung Timur. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kepolisian dari Kesatuan Bhabinkamtibmas Polres Belitung Timur. Pelatihan bertujuan membekali para Bhabinkamtibmas dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat pada situasi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan air, serta insiden yang melibatkan hewan berbahaya. Dalam pelatihan tersebut, BPBD menyampaikan tiga materi utama, yaitu: Tindakan Pertama Memadamkan Kebakaran dan Menolong Korban Kebakaran, meliputi pemahaman dasar kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta simulasi pemadaman dan evakuasi korban. Tindakan Pertama Menolong Korban Tenggelam, yang menekankan prinsip keselamatan penolong, teknik pertolongan di air, dan evakuasi korban secara aman. Tindakan Pertama Evakuasi Hewan Liar/Buas serta Penanganan Korban Gigitan Ular Berbisa dan Anjing, termasuk teknik evakuasi ular, pengamanan anjing agresif, serta penanganan awal pada korban terdampak.   Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi materi dan simulasi. Para Bhabinkamtibmas aktif mengikuti praktik penggunaan APAR, teknik evakuasi korban tenggelam, serta simulasi penanganan ular dan korban gigitan. Diharapkan, melalui pelatihan ini, personel Bhabinkamtibmas semakin siap menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat di wilayah binaannya. BPBD Kabupaten Belitung Timur akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana dan keadaan darurat di daerah.  

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Lakukan Kunjungan Kerja ke BPBD Belitung Timur
21 Dec 2025
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Lakukan Kunjungan Kerja ke BPBD Belitung Timur

MANGGAR (18/12/2025) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, S.STP., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke BPBD Kabupaten Belitung Timur pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.00 WIB. Kunjungan kerja ini merupakan bentuk komitmen dan tindak lanjut atas hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana bersama BPBD Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dilaksanakan pada 25 November 2025. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan BPBD Kabupaten Belitung Timur dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah. Sejumlah isu strategis dibahas dalam pertemuan ini, antara lain penguatan sumber daya manusia, kesiapan operasional, serta dukungan teknis kebencanaan. Dalam kesempatan tersebut, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mendorong penguatan kelembagaan BPBD kabupaten/kota melalui peningkatan jenjang struktur organisasi menjadi eselon II. Penguatan kelembagaan ini dinilai penting untuk mempermudah koordinasi lintas sektor, mengingat peran strategis BPBD sebagai komando utama penanganan bencana di tingkat daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Selain agenda koordinasi, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan arahan dan motivasi kepada personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Belitung Timur. Dalam arahannya, Budi Utama menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kebencanaan. “Personel TRC harus terus menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial, sehingga selalu hadir dan siap merespons setiap kejadian bencana yang terjadi, tanpa ragu dan tanpa menunda, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan dua orang personel BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk ditugaskan di BPBD Kabupaten Belitung Timur. Penugasan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan dan operasional BPBD Kabupaten Belitung Timur dalam pelaksanaan tugas-tugas penanggulangan bencana. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan implementasi hasil rapat koordinasi dapat berjalan secara optimal serta terwujud koordinasi yang semakin kuat antara BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten dalam rangka mewujudkan penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.